Proyek Gedung BPJN Tahap I Banda Aceh ditinjau dari Sisi Penjadwalan Kebutuhan Tenaga Kerja

Publication Name : Journal of The Civil Engineering Student
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

DOI : DOI: 10.24815/journalces.v3i1.12553

Date : 27 April 2021


Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang memiliki karakteristik unik yang tidak berulang, di mana proses yang terjadi pada suatu proyek tidak dapat berulang pada proyek lainnya. Untuk penyelenggaraan proyek pembangunan tersebut, salah satu sumber daya yang menjadi faktor penentu keberhasilannya adalah faktor tenaga kerja. Dalam pemakaian tenaga kerja diperlukan adanya perencanaan yang erat kaitannya dengan penjadwalan. Penelitian jadwal tenaga kerja ini dilatarbelakangi oleh sering terjadinya keterbatasan jumlah tenaga kerja sehingga menyebabkan keterlambatan proyek secara keseluruhan. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan penggunaan tenaga kerja pada setiap item pekerjaan per minggu. Studi kasus pada pembangunan ini adalah proyek gedung BPJN tahap I Banda Aceh. Pembangunan dimulai dengan penjadwalan. Proses penjadwalan tercakup penguraian komponen pekerjaan, penentuan durasi, perkiraan jumlah tenaga kerja tiap item pekerjaan. Hubungan antar kegiatan, serta analisis alokasi kebutuhan tenaga kerja. Pengumpulan data berupa data sekunder. Hasil dari penelitian ini jumlah kebutuhan maksimum pekerja  158 orang pada minggu ke-16 pada pekerjaan perakitan.

Author Order
2 of 3
Year
2021
Source
Vol 3, No 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, April 2021
Page
49