KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK STIK BIJI NANGKA (Artocarpus Heterophyllus) DALAM PEMBUATAN STIK BIJI NANGKA
DOI :
Date : 11 May 2018
Biji nangka merupakan bagian dalam dari buah nangka, biji nangka kurang dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik organoleptik (warna, aroma, kerenyahan, dan rasa) pada stik biji nangka, (2). Metode yang menggunakan pendekatan kuantitatif. adalah metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang adalah uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan kepada 7 narasumber.ÃÂ DataÃÂ dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) dari total yang diperolehÃÂ narasumber. Hasil penelitian penambahan biji nangkanya didalam pembuatan stik berpengaruh terhadap uji pengamatan oleh narasumber diketahui bahwa, resep control (PD0) adalah perlakuan yang belum ditambahakan biji nangka dari segiÃÂ warna 23,14ÃÂ aroma 22,85 tekstur 23,28 dan rasa 23,24 Sedangkan stik biji nangka yang disukai narasumber adalah pada perlakuan ketiga. (PD08) adalah dengan penambahan 100% biji nangka penilaian terhadap warna 23,85 aroma 24,14 dan tekstur, 24,penilain terhadap rasa 23,95. Kesimpulan dari penelitian, stik yang disukai narasumber adalah pada perlakuan ketiga dari segi warna, aroma dan tekstur dan rasa. Hipotesis diterima karena terdapat pengaruh karakteristik organoleptik terhadap stik biji nangka. Kepada peneliti berikutnya untuk meneliti uji kandungan gizi stik biji nangka danÃÂ daya simpan stik biji nangka. Kata Kunci: Karakteristik Organoleptik stik biji nangka